dalam luka yang semakin merayap
kau menjauh dengan seyap
hanya doa terus menetap
untukmu yang kutatap
sadarilah kawan,
untukmu, terus menawan
meski hati tertawan oleh beragam ketertarikan
dan semakin tak mampu menjelaskan
apapun tentang dia ataupun kita
No comments:
Post a Comment