Tuesday, December 30, 2014

Karena aku masih belum mengerti Cinta

Inikah cinta? perasaan yang... ternyata tak mudah dijabarkan. apakah cinta harus datang bersama sayang? aku tak mengerti
lalu, adakah yang kurasa ini cinta? aku tak mengerti.
tapi, aku menyukainya. aku menyayanginya. aku mencintainya? iya (mungkin)

dan...
cinta itu rumit. terlalu banyak definisi.
(cinta itu bukan teori. tapi sebuah perasaan
tidak pula rangkaian kata. karena kau tak akan pernah cukup membahasnya)

dan... mengerikan.
itulah cinta. kekuatan maha dahsyat!
merubah seseorang demi cinta dalam sekejap.

itulah cinta... yang ku amati.
yang kurasakan? cinta. itu air mata
cinta dan air mata? bukankah mereka satu bagian yang tak terpisahkan.

itulah cinta... yang ku rasakan.

Monday, December 29, 2014

Cerita Lain dari orang Lain

Benar jika seseorang mengatakan, "sesuatu yang berlebihan itu akan berbahaya"
Seperti, cinta yang terlalu mendalam hanya akan menimbulkan luka yang dalam pula.

Seperti saat ini.
Aku mencintainya dengan sangat mendalam. bertahun-tahun aku menyimpan perasaan ini seorang diri. Tak ada yang mengetahuinya. Selama itu pula sikapnya sangat tak bersahabat. Seolah aku manusia menjijikkan yang bisa menularkan penyakit mematikan. Aku bukannya tak ingin bergerak maju. Hanya saja, setiap aku mencoba untuk melangkah, pasti akan kembali lagi ya.
Seperti saat ini.
Aku masih mencintainya dalam diam. perasaan ku tak berubah sedikitpun. Terlalu tak sadar diri memang. Tapi apa yang bisa aku lakukan Cinta datang dan pergi dengan semaunya. Cinta sungguh mengerikan.
Seperti sekarang.
Aku masih terus mencintainya. Bukannya aku tak pernah berusaha. Sudah ribuan kali aku mencoba, sebanyak itu juga aku ditolaknya. Tapi aku tak merasa kapok. Aku masih dan akan terus berusaha.
Seperti sekarang.
Aku masih mencintainya dengan sangat mendalam. Entah sampai kapan aku berada dalam lingkaran ini.
Jarak membuatku tak dapat lagi melihat sosok nya. Tapi setidaknya, aku memiliki sedikit kenangan tentangnya. Yang terlalu pelik untuk dilupakan.

Untuk saat ini.
Aku hanya ingin membiarkan rasa yang tersimpan ini. Tak peduli berapa lama. Aku akan menunggu, dan terus menunggu. Karena dia terlalu berharga untuk dilepaskan.

“terkadang cinta itu bodoh, saat kau tau bahwa seorang yang kau cintai tak bisa mencintai mu tapi kau masih saja berharap adanya keajaiban.”

Saturday, December 27, 2014

Senja

senja itu,

mengoyak.
merasuki sukma. melebur dalam raga
Menatap indah
Dengan senja di mata. membuat aku terjaga
khayalan-khayalan indahku
tentangmu

Sungguh
tak ingin terjadi
berharap akan berakhir
dengan 
sakinah nan abadi

Andai
aku  meminta,
andai aku memilih
hanya satu. Hapuslah senja,
jangan biarkan aku melihatnya

Thursday, December 11, 2014

sedia kala.

kini ia hanya mampu memandang nan jauh.
tak sanggup menatap mata indahnya.
luka yang membekas dalam batinnya,
menghancurkan pintu harapan
membuatnya menistakan apa yang tlah terucap.

lalu..??
mampu ia menutup tirai hati yang tersobek? mengembalikannya seperti
sedia kala.


NB: dibuat setelah 'sesuatu' terjadi di kelas. saat semua sedang konsentrasi kuliah lahirlah puisi duka ini :')