aku percaya akan mentari setelah hujan
aku percaya pada terang cahaya setelah gelap
aku percaya akan bahagia setelah derita
tapi, mampukah aku percaya pada untaian kata yang mungkin dusta?
demi laba majikan
kata mampu berkhianat. kata mampu menipumu
lantas apa aku akan menyalahkan kata? pada pencipta kata akan niat mulianya?
bukankah aku yang tak mampu beradab ini
yang membawa kata tanpa memaknai benar atau salah?
sadarkan aku pada kata yang menangis
pada setiap caci dan fitnah, penebar kebencian dan kehancuran.
juga pada kata yang tersenyum
untuk setiap doa mulia
membangunkanku untuk berhati-hati
supaya kata tak lagi bersedih.
Tulisan semu bukan tentang kamu atau aku. Bukan dia atau mereka. Hanya fantasi nyata dan tak nyata.
Sunday, October 27, 2013
Dunia Kata
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment